Banyak Pilihan Transportasi, New Royal Residence Harga Properti di Depok Melonjak

Banyak Pilihan Transportasi new royal residence, Harga Properti di Depok Melonjak

Sektor properti di Depok, Salah satunya Perumahan New royal residence Cinangka Depok, Jawa Barat terus menggeliat. Harganya pun kini cukup tinggi. Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan menjelaskan dengan keterbatasan lahan yang tersedia, arah pengembangan penyediaan hunian-hunian baru di Kota Depok mulai mengarah pada hunian vertikal atau apartemen. Ini terutama di kawasan Margonda, dimana semakin marak pembangunan hunian vertikal tersebut di tengah pasokan lahan yang kian sulit dan mahal untuk membangun rumah tapak. “Dari empat wilayah penyangga DKI Jakarta, yakni Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, kenaikan harga paling pesat terjadi di area Depok

Rumah.com Indonesia Property Market Index Q4 2019 mencatat indeks harga hunian di Depok dari sisi harga yang ditawarkan penjual berada pada titik 133,2 pada kuartal IV keempat 2019, naik cukup tinggi sebesar 12,96 persen jika dibandingkan kuartal yang sama pada tahun 2018. Sementara dari sisi pasokan, properti di Depok terus mengalami penurunan. “Depok adalah kota di Indonesia yang memiliki kenaikan indeks harga properti paling besar dengan suplai properti paling sedikit. Bisa dibilang kenaikan indeks properti di Depok merupakan 5 kali kenaikan indeks properti nasional,” ungkap Ike. Kenaikan indeks harga properti Depok didorong oleh semakin banyaknya pilihan akses transportasi menuju Depok. Apalagi setelah PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) meningkatkan kualitas Kereta Rel Listrik (KRL), mulai dari ketepatan waktu hingga kenyamanan. Sehingga setiap stasiun KRL telah bebas pedagang asongan dengan sistem gerbang peron yang modern. Rangkaian gerbong pun semakin nyaman lewat peremajaan dan penambahan penyejuk udara.

Hal lain yang juga mendorong kenaikan indeks harga properti Depok dengan mulai beroperasinya Seksi I Jalan Tol Depok–Antasari (Desari) dekat Perumahan new royal residence. Jalan Tol Desari ini adalah jalan tol penghubung Jakarta dengan Depok melintasi wilayah Kota Jakarta Selatan dan Kota Depok sehingga menjadi alternatif jalur antarkota selain melalui jalur Margonda. Beroperasinya Seksi I Tol Desari akan dilanjutkan seksi II dari Brigif hingga Sawangan sejauh 6,3 km yang mulai beroperasi pada kuartal I 2020. Sedangkan seksi III sepanjang 9,5 km dari Sawangan menuju Bojong Gede diperkirakan akan beroperasi pada pertengahan 2021. Pun saat ini berkembang wacana pembangunan transportasi publik berbasis rel atau monorel Depok. Ike menambahkan, sistem transportasi massal dalam kota memiliki dampak yang sangat nyata pada kenaikan harga properti. Keberadaan koridor transportasi baru, penambahan akses transportasi atau perubahan sistem transportasi massal akan meningkatkan potensi investasi properti di suatu wilayah. “Mulai beroperasinya akses transportasi menuju Depok akan mendongkrak harga properti karena meningkatkan konektivitas, akses masyarakat, dan mengurangi waktu perjalanan

Pencari properti di wilayah Depok penting untuk melakukan survei langsung ke lokasi idaman. Selain bisa mengetahui langsung kondisi lingkungan perumahannya, fasilitas dan potensi sekitar, konsumen juga bisa mengukur jarak tempuh dan mempelajari akses transportasi dan fasilitas umum yang ada.